loading...
loading...

Penyebab Jerawat di Kulit Kepala

Berbeda dengan kerontokan rambut dan ketombe, jerawat di kulit kepala merupakan masalah yang sering kali tidak disadari terutama oleh mereka yang memiliki rambut yang tebal atau panjang karena jerawat di kulit kepala berkembang di dasar folikel rambut.

Berbicara mengenai masalah tersebut, ada beberapa faktor penyebab jerawat di kulit kepala yang akan coba saya terangkan di artikel kali ini.

Penyebab jerawat di kulit kepala

Kelenjar di bawah folikel rambut melepaskan minyak ke kulit kepala untuk melindungi dan melembabkan rambut.

Namun sel-sel kulit mati yang berlebihan di kulit kepala, kotoran, atau minyak dapat menyumbat folikel dan itu memungkinkan lingkungan yang sempurna untuk tumbuhnya bakteri yang kemudian menginfeksi daerah folikel tersebut.

Jika anda memiliki kulit kepala yang berminyak, sangat penting untuk selalu menjaga kulit kepala anda, dan membersihkan kelebihan minyak di kulit kepala.

Gunakan shampoo terutama yang mengandung salicylic acid, zinc, and coal tar.

Salicylic acid adalah bahan yang dapat membersihkan pori-pori kulit kepala, mengobati jerawat, dan sel-sel kulit yang berkembang pesat.

Coal tar ampuh untuk memperlambat proses pertumbuhan sel kulit dan Zinc dapat menghilangkan jerawat di kulit kepala.

Stress dapat menyebabkan jerawat di kulit kepala

Stres adalah faktor lain yang dapat menyebabkan jerawat. Ketika anda sedang mengalami stres emosional atau fisik, tubuh anda melepaskan hormon yang dapat menyebabkan jerawat.

Itulah mengapa perempuan cenderung lebih mungkin menderita jerawat lebih daripada laki-laki, hal tersebut disebabkan terutama karena fluktuasi hormon yang mereka alami.

Dua cara sederhana untuk mengatasi stres adalah rutin berolahraga dan mencintai diri dengan menjaga kualitas tidur yang baik.

Diet sehat juga dapat membantu mencegah jerawat dari berkembang tidak hanya pada kulit kepala namun juga di seluruh tubuh anda.

Penyebab jerawat

Ada banyak mitos tentang jenis-jenis makanan yang dapat berkontribusi terhadap munculnya jerawat, yang paling umum adalah cokelat.

Penelitian yang dilakukan oleh jurnal dari Akademi nutrisi dan Dietetics telah menunjukkan bahwa ada hubungan antara jerawat dan makanan yang tinggi karbohidrat dan susu.

Makanan yang tinggi karbohidrat memiliki indeks glikemik tinggi yang bisa meningkatkan kadar gula darah. Beberapa contoh makanan glikemik tinggi adalah nasi, kentang, roti putih dan soft drink.
loading...

Bukan jamannya lagi susah cari kerja
Anda mau kerja apa ? Mau gaji berapa ?
Silahkan tentukan pilihan anda, Klik Disini
Jangan Sia-siakan Peluang. Temukan Pekerjaan dan Bayaran Yang Cocok Untuk Anda
Raih Masa Depan Lebih Cerah