loading...
loading...

Waspada, Radang Tenggorokan di Bulan Puasa Bisa Berbahaya

Saat menjelang berbuka di bulan puasa, biasanya mata kita disuguhi dengan begitu banyak makanan yang tampak menggoda untuk disantap.

Bahkan, tak jarang kita pun mendengar istilah "balas dendam", dengan melahap semua jenis makanan saat berbuka.

Apakah anda pernah mendengar fakta buruknya aksi "balas dendam" tersebut ?

Ya, saat kita berpuasa, produksi air liur di rongga mulut secara alami akan berkurang. Karena pada saat kita sedang berpuasa, tubuh kekurangan asupan cairan.

Efek dari berkurangnya produksi air liur tersebut kemudian menjadi penyebab meningkatnya kontaminasi mikroba, seperti bakteri atau virus di rongga mulut yang bisa menjadi penyebab radang tenggorokan.
Radang Tenggorokan

Selain mikroba, konsumsi minuman atau makanan yang terlalu manis, gorengan, dan makanan berlemak saat rongga mulut masih kering juga akan membuatnya sulit untuk tidak menempel di tenggorokan, yang kemudian memicu terjadinya radang.

Radang di tenggorokan, sangat mungkin memicu gangguan kesehatan lain, seperti demam, rasa nyeri saat menelan, sakit kepala, nyeri telinga, nyeri sendi, suara serak, hingga pembesaran kelenjar getah bening.

Bukan hanya gangguan kesehatan, radang tenggorokan juga bisa menyebabkan mulut beraroma kurang sedap. Bahkan, radang tenggorokan yang dialami oleh anak-anak bisa menyebabkan sesak dan sulit bernafas.

Jadi, sangat tidak disarankan mengkonsumsi makanan yang terlalu manis, goreng-gorengan, terutama yang mengandung banyak minyak secara langsung saat berbuka.

Untuk mengurangi konsentrasi mikroba, selain menghindari jenis makanan di atas, anda juga disarankan menggunakan obat kumur antiseptik yang bisa membantu memberantas bakteri penyebab radang tenggorokan.
loading...

Bukan jamannya lagi susah cari kerja
Anda mau kerja apa ? Mau gaji berapa ?
Silahkan tentukan pilihan anda, Klik Disini
Jangan Sia-siakan Peluang. Temukan Pekerjaan dan Bayaran Yang Cocok Untuk Anda
Raih Masa Depan Lebih Cerah